Pengumuman

Saya terpaksa update semula blog ini kerana saya dapati masih dikunjungi ramai walau pun dah hampir sebulan saya umumkan blog ini tidak akan diupdate .Saudara/saudari boleh juga ke - mountdweller88.blogspot.com (blog kedua)



Showing posts with label Adik. Show all posts
Showing posts with label Adik. Show all posts

Tuesday, April 4, 2017

Santapan jiwa: Akhlak

Makna akhlak
Posted on Sunday, April 02 @ 15:36:13 MYT by paktam
Oleh DR HAMID FAHMY ZARKASYI

“IT’S better to be moralist rather than religious” Lebih baik moralis daripada religious. Itulah salah satu cara orang liberal-sekuler-humanis membunuh agama. Di Barat sana agama memang pernah menjadi sumber fundamentalisme dan kekerasan. Di sini, di negerinegeri Islam tidak. Tapi untuk boleh diberi cap yang sama, agama direkayasa agar melakukan kekerasan. Ini misinya.

Caranya agama dihancurkan dari konsep dasarnya. Salah satunya adalah makna akhlak.
Yang sekular berupaya mensekularkan maknanya. Maka berakhlaq itu sama dengan bermoral. Yang liberal dan humanis berusaha menghapus konsepnya. Bagi mereka “Muslim tidak perlu berakhlaq, berbuat baik pada sesama itu lebih mulia.”

Masalahnya apa bedanya moral dan akhlak serta apa pula makna karakter dan etika itu. Akhlak adalah kata jamak dari kata khulq. Akar katanya serumpun dengan khalaqa (menciptakan).

Artinya adalah sifat jiwa yang melekat (malakah) dalam diri seseorang sesuai dengan asal mula diciptakannya (ahsanu taqwim).

Alasannya jelas, jiwa manusia itu diciptakan Allah dengan fitrah- Nya (fitratallah alliti fatarannas alaiha). Maka berakhlak adalah berpikir, berkehendak dan berperilaku sesuai dengan fitrah (nurani) nya.

Lalu mengapa manusia melawan fitrahnya? Kerana kerja orang tua. Orang tua menanam benih kejahatan pada anaknya. Jika ia tanam benih kebaikan, maka sempurnakan fitrah anaknya.

Hadis Nabi jelas, orang tua berkuasa membuat anaknya Muslim atau kafir. Agar fitrah manusia itu sempurna Allah menurunkan fitrah yang lain yaitu al-Quran. Ibn Taimiyyah menyebutnya fitrah munazzalah. Dengan al-Quran fitrah manusia akan berkembang sempurna.

Fitrah manusia yang berkembang mengikuti al-Quran adalah Nabi Muhammad. Kerana itulah maka peribadinya menjadi teladan umatnya. Jiwanya memancarkan cahaya. Perilakunya menjadi hukum dan tata etika.

Nafasnya adalah zikir yang berirama. Kalamnya meluncur penuh hikmah bijaksana.

Itulah makna kesimpulan Aisyah bahawa akhlak Nabi adalah al-Quran (Khuluquhu al-Quran).

Sebab jiwa Nabi tidak saja sesuai tapi tenggelam dalam samudera kebaikan dan kesempurnaan al- Quran.

Bagaimana al-Quran bisa menjadi akhlak, bisa dijelaskan.

Fakhruddin al-Razi. Misalnya, menulis buku Kitab al-Nafs wa al- Ruh, Fi ‘ilm al-Akhlaq. Di dalamnya terdapat 32 pasal tentang akhlak dan penyembuhan penyakitnya.

Jiwa manusia (nafs), misalnya, terbagi menjadi tiga tingkatan.

Yang pertama adalah mereka yang tenggelam dengan Nur Ilahi disebut al-Muqarrabun. Kedua adalah mereka yang berorientasi ke langit dan terkadang ke bumi untuk urusan dunianya yang dinamakan al-Muqtasidun atau golongan kanan (ashab al-yamin).

Terakhir, dan terendah adalah yang tenggelam dalam cengkeraman hawa nafsu dan kenikmatan jasmani, disebut al- Zalimun atau golongan kiri (ashab al-syimal). Ilmu untuk mencapai yang pertama adalah olah batin (riyadah ruhaniyah). Ilmu untuk mencapai yang kedua adalah ilmu akhlak. Makna akhlak dilacak dari sumber perilaku manusia yang berupa aql, ruh, nafs, qalb dan cara kerjanya.

Berbeda dari akhlak, istilah “moral” dalam Oxford English Dictionary dan kamus-kamus lain diartikan sebagai perilaku baikburuk manusia. Prinsip-prinsipnya disebut etika atau filsafat moral.

Ketika moral menjadi semangat atau sikap masyarakat ia disebut “etos.” Itu semua, termasuk baik buruk yang pastinya bersumber dari kesepakatan manusia (human convention).

Bahkan apa yang disebut “hukum moral” atau dharma dalam agama Hindu juga berasal dari kebiasaan sosial. Maknanya moral dan etika menjadi longgar.

Jadi bermoral artinya berperilaku sesuai dengan aturan masyarakat, yang tidak selalu bersifat ilahi dan religious.

Orang berakhlak dalam arti yang benar pasti bermoral, tapi tidak semua yang bermoral itu berakhlak. Pemimpin yang tidak zalim, pembela kaum lemah, tidak korup dan sebagainya. bisa dianggap bermoral. Tapi ia tidak berakhlaq jika ia seorang lesbi/ homo, pezina, korup, “peminum”, penjudi dan sebagainya. Saudagar kaya raya yang dermawan, zakatnya milyaran, pekerjanya ribuan, peran sosialnya lumayan, bisa dianggap bermoral tinggi. Tapi jika ia adalah pengusaha dadah atau pelacuran, atau pemberi pinjam wang haram ia tidak berakhlaq.

Kini akhlak juga diganti dengan istilah “karakter” (Yunani: kharakter). Character diertikan sebagai ciri yang membedakan seseorang kerana kekuatan moral atau reputasi. Tapi character juga dimaknai sebagai sifat yang dimainkan seorang aktor dalam sebuah sandiwara, drama atau lakonan.

Berkarakter baik boleh diertikan sebagai “berperanan” baik. Ia bukan sifat yang melekat erat dalam identitas diri. Bukan dorongan jiwa tapi dorongan masyarakat. Mungkin nampak sangat manusiawi, tapi tidak yang mesti berdimensi ilahi.

Maka berkarakter juga tidak mesti berakhlaq. Pada masa lalu, misalnya, terdapat seorang gabenor yang dianggap berkarakter tinggi. Ia tegas, berdisiplin tinggi, konsisten, berwibawa dan berwawasan luas. Tapi ia membolehkan perjudian dan pelacuran menjadi sumber pendapatan. Siapapun menentangnya akan dicemuh. Ia berkarakter tapi tidak berakhlaq.

Begitulah Muslim boleh bermoral dan berkarakter, tapi tidak mesti berakhlaq.

Tapi jika makna berakhlaq hanya dibatasi secara sempit maka ia akan sesempit makna moral. Berakhlaq yang sempit hanya berpedoman halalharam atau wajib-sunnah.

Hubungannya dengan Tuhan tidak disempurnakan dengan hubungan antara manusia (mu’amalah ma’annas).

Ibadahnya sempurna, pakaiannya sederhana, lidahnya fasih melantunkan ayat-ayat-Nya.

Tapi, tindakan dan ucapannya menyakiti sesamanya atau orangorang dibawahnya. Inilah makna berakhlak yang salah. Maka jangan heran jika ada tokoh agama terjerumus skandal takhta, harta dan wanita.

Sebaliknya, bagi Muslim sekular-liberal-humanis, standar halal-haram, wajib-sunnah ditinggalkan. Standard baik-buruk hanya dari kesepakatan manusia.

Akibatnya, meniru akhlak Nabi pun menjadi aneh kalau tidak utopis. Berjanggut seperti Nabi kini dianggap seperti berpedang atau bersenjata.

Menolak ajakan korupsi dianggap “sok suci”. Berdemo sambil bertakbir sama dengan “ngajak” perang. Menghukumi kesesatan dan kemaksiatan dianggap fundamentalis, teroris dan anti hak asasi manusia. Berdakwah tidak boleh menggurui dan sebagainya.

Begitulah, kerana sekularisme, liberalisme dan humanisme maka beragama menjadi tidak mudah, apalagi berakhlaq. Padahal Francis *****uyama mengingatkan bahawa ketahanan suatu bangsa tergantung pada keberagamaan masyarakat dan etikanya.

Dengan etika, katanya, ekonomi dan politik akan berfungsi dengan baik. Mungkin maksudnya akhlak. Jauh sebelum itu ulama arif bijaksana juga telah mengingatkan “Bangsa-bangsa akan kekal jika masih berakhlaq. Jika hilang akhlaknya maka hilang pula bangsa itu.”

Al-Quran lebih tegas lagi jika suatu bangsa itu bertakwa maka akan diturunkan berkat dari langit, dan jika tidak lagi berakhlaq maka pasti dihancurkan oleh Allah.

Jadi sesungguhnya bangsa ini sedang dihancurkan. Bukan oleh kekuatan ketenteraan. Tapi oleh upaya penghancuran moral dan bahkan akhlak pemimpinnya, anak mudanya, anggota parlimennya, hakim-hakimnya dan cendekiawan Muslimnya dan sebagainya.

Sunday, January 29, 2017

Isu kalimah Allah dan Pas

1. Dalam isu kalimah Allah, Pas berbalah dgn gereja. Pemimpin Pas berkeras orang Kristian tak boleh guna kalimah Allah kerana kalimah itu khusus utk orang Islam saja sama ada sebutan atau tulisan. Orang Islam yg setuju kalimah itu diguna oleh gereja dianggap hina Allah oleh Pas.

2. Apabila Khalid Samad dan Mujahid berdialog dgn paderi di gereja, orang Pas hentam mereka berdua. Mereka dikata lebih sayangkan Kristian melebihi Islam. Bahkan Mujahid pernah dituduh sebagai pengedar holy water oleh sebahagian pentaksub Pas.

3. Orang Pas juga baca ayat al-Quran tentang orang Kristian sama sekali tak reda dgn orang Islam dan menganggap orang Kristian musuh Islam sepanjang zaman. Berbaik dengan orang Kristian dikira meredai agama itu dan merestui orang Islam murtad.

4. Banyak lagi sikap ekstrim orang Pas terhadap orang Kristian. Tak percaya, tanyalah uncle Google. Pelbagai pandangan negatif dilempar oleh orang Pas kepada sesiapa saja yg berbaik-baik dgn orang Kristian dan gereja atas alasan jaga orang Islam daripada masuk Krisitian.

5. Tup tup, aku terbaca berita Tuan Ibrahim mengetuai rombongan pergi gereja untuk jelaskan kpd paderi tentang pindaan Ar Yu Yu 355. Aku macam tak percaya dengan apa yg berlaku itu. Sikap Pas dgn gereja dan Kristian berpusing 180 darjah, hanya kerana Ar Yu Yu 355. Aku ulang, kerana Ar Yu Yu 355?

6. Semua orang tahu, Ar Yu Yu 355 adalah agenda Umno utk kekal berkuasa dgn memecahkan pakatan pembangkang. Ar Yu Yu itu bukan utk kepentingan Islam tapi kepentingan kekekalan kuasa Umno. Pas jadi jurucakap Umno dalam hal Ar Yu Yu.

7. Nampaknya, demi kekalkan Umno berkuasa, Pas sanggup buat apa saja termasuk berjumpa paderi di gereja yg suatu ketika dulu mereka kutuk orang lain melakukannya. Demi Umno, mereka sanggup buat kerja yg mereka anggap jual agama jika orang lain melakukannya.

8. Pas pergi gereja bagi aku bukan kerana dakwah Islam, tapi kerana nak tarik gereja utk beri sokongan utk kekalkan Umno dgn menagih sokongan bukan Islam melalui Pas. Mereka pergi gereja demi Umno, bukan demi Islam. Kalau mereka pergi demi Islam, tentulah mereka tidak kutuk orang lain melakukannya suatu ketika dulu.

9. Bagi Pas, dia buat halal, orang lain buat haram. Halaaluna, haraamukum. Kalau orang Pas tak puas hati dgn posting ini, itu hampa punya pasal laaa....!

UST Zol - Zaini Haji Pilus

Monday, March 21, 2016

Kuliah songsang dan surah gelap

BAHAS KAN;

Kuliah songsang dan surah gelap – Amirrul Jeffery

Tiada siapa warga harus dipaksa untuk setia kepada kerajaan. Setia kepada kerajaan adalah sesuatu yang tidak wajib dijulang.

Setia kepada kerajaan adalah suatu kerja lucah. Setia kepada kerajaan adalah perkara yang songsang lagi gelap.

Lima prinsip Rukun Negara tidak berkiblatkan untuk setia kepada kerajaan. Paling dekat ialah setia kepada raja dan negara.

Kerajaan adalah suatu entiti. Institusi diraja satu lagi entiti dan negara adalah suatu entiti lain.

Kerajaan, raja dan negara merupakan entiti yang berlainan. Maka untuk setia kepada kerajaan adalah kerja manusia yang bonsai lagi mandul fikrahnya.

Golongan ini lama pencen daripada menggunakan akal dan fikrah yang kritikal. Dengan ini saya bersetuju jika ada gerombolan yang mengatakan kita wajib taat dan setia kepada kerajaan saya cadangkan agar dilucutkan kewarganegaraannya sebagai warga yang boleh berfikir secara waras.

Setakat ini yang dapat dikesan ialah Utusan Malaysia, Datuk Ahmad Maslan dan Datuk Seri Hassan Malik.

Apa yang kita perlu ialah kesetiaan kepada negara. Kesetiaan kepada negara ialah tidak merompak duit rakyat dan negara untuk dimasukkan ke dalam poket sendiri dan gerombolan kroni.

Setia kepada negara ialah tidak menjual negara kepada kaum pemodal antarabangsa yang berkiblatkan kapitalisme melalui Perjanjian Perkongsian Trans Pasifik (TPPA).

Kesetiaan kepada negara ialah tidak menghancurkan sistem negara yang dibina pemimpin terdahulu. Kerajaan Umno dan Barisan Nasional (BN) membawa malapetaka dan bala kepada negara – adalah kerja lucah untuk kekal setia kepada kumpulan kaki rembat ini.

Justeru, untuk menghasut rakyat bagi menumbangkan kerajaan yang korup, rasuah, salah guna kuasa, menghancurkan sistem kehakiman, ketirisan, budaya kroni adalah kerja yang suci lagi bersih.

Menghasut rakyat menumbangkan kerajaan yang rosak adalah kerja mulia. Menghasut rakyat meruntuhkan kerajaan yang penuh dengan rasuah akan beroleh pahala.

Saya bukanlah pak lebai atau ustaz – jauh lagi untuk menunaikah umrah di tanah suci sedikit masa lagi.

Jangan menganggap saya sudah bertaubat daripada menghasut rakyat. Tetapi jika kita berbuat baik – menghasut rakyat meruntuhkan kerajaan yang rasuah dan zalim adalah satu kerja murni dan merupakan kebaikan. Kerja kebaikan sinonim dengan pahala.

Jangan terikut-ikut dan terpengaruh dengan kuliah subuh “lebai” Datuk Seri Najib Razak di Sarawak yang mengatakan kerajaan Umno dan BN mengamalkan politik perpaduan, keharmonian dan kestabilan. Perpaduan dan keharmonian membawa tiada apa makna.

Ia hanya alat mengolah persetujuan rakyat. Mengolah persetujuan rakyat adalah penting bagi merebut kuasa politik dan mengatur punca-punca ekonomi. Soalnya ke mana punca dan hasil ekonomi negara disalurkan?

Menerjah poket kroni atau rakyat? Atau kita jaga semua? Tiada apa yang stabil selagi Umno dan BN masih diberi mandat untuk memerintah. Kekacauan ekonomi, sosial dan politik makin menggila. Haru sana dan biru sini merapu atas bawah. Tunggang langgang bin terbalik.

Maka adalah wajib kita menghasut rakyat untuk menumbangkan kerajaan. Setaraflah kita dengan rakyat Rusia semasa revolusi Bolshevik. Setaralah kita dengan rakyat yang berjuang semasa revolusi Manshevik. Setandinglah kita dengan rakyat semasa revolusi Perancis.

Deklarasi Rakyat yang ditelurkan Tun Dr Mahathir Mohamad, beberapa pemimpin pembangkang, NGO dan aktivis kaum kiri – yang saya pandang sebagai sebuah kuliah songsang dan lagi surah gelap. Saya melihat para pemimpin pembangkang dan aktivis ini tidak segan silu berpeluk dan tidur sebantal dengan Dr Mahathir.

Kalau boleh pipi Dr Mahathir akan dicium sekuat mungkin sampai terkeluar air liur basi. Ada kalangan mereka merupakan mangsa Dr Mahathir pada zaman beliau menjadi perdana menteri dahulu. Ada kalangan mereka yang pernah disumbatkan ke penjara. Ada yang menjadi mangsa salah guna ISA. Ada yang pernah dibuang ke luar negara – dan disekat daripada balik ke tanah air berpuluh-puluh - pyanee

Tuesday, June 24, 2014

Perkenal Ahli Baru Keluarga

Ungku Zul Farrel Bin Ungku Mohd. Zulkifli - lahir jam 4:45 24 Jun 2014
Farrel disambut oleh ayahnya sendiri dan sempurnakan di Tropicana Medical Centre

Maaf Pak Karamu kerana tak dapat tunaikan cadangan saudara, ini adalah kehendak ayah dan ibunya
 Isteriku dan cucu baru
 Hari ni 25 Jun 2014 discharched
Lepas seminggu dokter benarkan terbang dan bercadang nak bawa balik KB untuk rawatan dan pantang ibunya
Aalhamdulillah ibunya Fakhron Elliyana dan anak sihat 

Thursday, November 7, 2013

Aku Menitis Air Mata Gembira Hari Ini

Saya terbaca status fb anakku yang dicopy n paste di bawah

Gembira pertama adalah kerana suara hati keinsafan anak ku Fakhron Elliyana terhadap ibunya (isteriku) Zainab Zainal Abidin

Keduanya sekiranya Allah perkenankan maka kami akan menyambut cucu kedua pulalah lapan bulan lagi
Elly Dean
Da start rse penangan preggy .. owh dear .. owh dear .. kalo dr dlu taw cenggini seksa, xkan aku wat prangai haram J aku yg before2 ni ngan mama Zainab Zainal Abidin .. hoho .. cian mama kan .. 9bln seksa tp btabah demi bby lam pwot .. skali kuar n da beso, prangai cam haremmmmmm .. kih3 .. mintak hampunnnnnn maaaa !! — feeling stressed.