Friday, March 17, 2017

Renungan: Malaikat yang diutus kepada bayi yang bakal lahir

Suatu hari seorang bayi dipersiapkan untuk dilahirkan ke dunia. Namun, sebelum ditiupkan kerahim ibu, roh bayi tersebut bertanya kepada Allah SWT:
.
Bayi: "Ya Allah, malaikat memberitahu ku bahawa Engkau akan mengirimkan aku ke dunia esok? Benar ke Ya Allah?”
.
Allah SWT: "Iya, benar"
.
Bayi: "Tapi Allah, aku masih lagi tidak tahu cara hidup di sana? aku masih lemah dan kecil lg”
.
Allah SWT: "Aku telah memilih satu malaikat untukmu. Dia yang akan menjaga dan mengasihimu"
.
Bayi: "Tetapi di Syurga ini aku sudah bahagia, apa yang aku lakukan sekarang menyanyi dan ketawa sudah cukup membahagiakan ku.”
.
Allah SWT: "Jangan risau, Malaikatmu akan menyanyi dan senyum untukmu setiap hari dan kamu akan merasai kasih cintanya dan lebih berbahagia.”
.
Bayi: "Apakah yang dapat ku lakukan apabila aku ingin mengadu kepadamu?''
.
Allah SWT: "Malaikatmu akan mengajar bagaimana cara kamu berdo’a."
.
Bayi: "Aku dengar di bumi banyak orang jahat, siapa yang akan melindungi ku?"
.
Allah SWT: “Malaikatmu akan melindungi mu dengan sepenuh jiwanya."
.
Bayi: " Tapi aku akan bersedih kerana tidak dapat melihat Engkau lagi"
.
Allah SWT: "Malaikatmu akan ceritakan kepadamu tentang aku dan ajarkan bagaimana kamu boleh kembali kepadaku walaupun sesungguhnya aku selalu berada disisimu."
Saat itu Syurga begitu tenang
.
Bayi: “Ya Allah jika aku harus pergi sekarang bolehkah engkau memberitahuku siapakah nama malaikat dirumah baruku nanti?”
Allah SWT: "Kamu boleh memanggil nama malaikat itu…
"IBU"
.
Hargailah Ibu yang menyayangimu dan selalu menitiskan airmatanya ketika kamu pergi .
Ingatlah kamu ketika Ibu rela tidur tanpa selimut demi melihatmu tidur nyenyak dengan dua selimut membalut tubuhmu.

Ingatlah kamu ketika jemari ibu mengusap lembut kepalamu
Dan ingatlah kamu ketika air mata menitis dari mata ibumu ketika dia melihatmu terbaring sakit


Sesekali jenguklah ibu yang selalu menanti kepulanganmu di rumah tempat kamu dilahirkan


Kembalilah... mohon maaf pada Ibumu yang selalu rindu akan senyumanmu.
.
Jangan biarkan kamu kehilangan saat-saat yang akan kamu rindukan dimasa hadapan ,ketika ibu telah tiada.


Tak ada lagi di depan pintu yang menyambut kita ...tidak ada lagi senyuman indah tanda bahagia .


Yang ada hanyalah bilik kosong tiada penghuninya , yang ada hanyalah baju yang di gantung di almarinya .


Tidak ada lagi dan tidak akan ada lagi yang akan menitiskan airmata mendoakanmu di setiap hembusan nafasnya .

Ma
Pulang dan kembalilah segera ...
.
Peluklah Ibu yang selalu menyayangimu.
Ciumlah kaki ibu yang selalu merindukanmu .berikanlah yang terbaik di akhir hayatnya.

.
SILAKAN SHARE (y)

No comments:

Post a Comment

Cakaplah apa saja yang benar asalkan tidak menghina sesiapa